You are currently browsing the monthly archive for November 2008.

Kunjungan terakhir saya ke Bumi serasan sekate sekitar september 2007, berarti sudah lewat satu tahun. Tidak diduga, minggu pertama bulan desember 2008, saya kembali bernostagia dengan Sekayu lagi. Pertama nostagia dengan temen2 disana, kedua dengan makanannya, ketiga dengan bangunannya. Ternyata, dalam setahun ini ada pembangunan yang cukup signifikan. Minimimal ada 2 bangunan baru yang menjadi menarik perhatian saya yaitu RSUD Sekayu yang dulunya belum dibangun sekarang sudah berdiri megah, dan Politeknik Sekayu (Polsky), yang dulu baru hanya terlihat pondasi bangunan, sekarang sudah berdiri megah.
Ketika memberikan kuliah tentang “Human Resource Consideration” dalam kaitannya pengelolaan sumber daya IT, Seorang mahasiswa Magister Komputer yang saya asuh mengajukan pertanyaan “bagaimana penetapan gaji yang ideal untuk orang yang berkecimpung di dunia TI, karena terkesan orang TI sering dibajak sana sani lantaran tawaran gaji yang lebih menarik”. Rasanya bukan hanya orang TI saja yang mengalamai fenomena ini, lihat saja para tenaga ahli atau konsultan di bidang pengeboran minyak saban waktu menjadi incaran perusahan minyak multinasional bahkan internasional karena memang demand lebih besar dari supply. Bahkan ada perusahaan “pembajak” yang bersedia membayar dengan gaji dan Fasilitas yang wah..dimuka untuk memastikan karyawan tersebut tidak pindah ke lain hati.
Setelah berhasil mengadakan workshop di Bimas Buddha. Minggu ini tim S2LC kembali mengadakan workshop di Departemen Agama untuk Bimas Hindu. Topik dari workshop kali ini adalah perancangan ulang rencana strategis dan IT Master Plan di Ditjen Bimas Hindu. Workshop ini berkenaan dengan persiapan pembuatan renstra Bimas Hindu pada tahun 2009. Workshop diadakan di ruang sidang Bimas Hindu selama 3 hari dari tanggal 10, 13, dan 14 november 2008. Dengan menampilkan Riri Satria sebagai pembicara di hari pertama. Topik yang dibawakan sehubungan dengan pentingnya peran renstra dan tahapan melakukan re-design dalam sebuah organisasi. Hari ke dua dibawakan Henry Christianto yang bertajuk perancangan IT Master Plan di Ditjen Bimas Hindu. Saya kebagian di hari ke tiga dengan topik Behavioral Assessment.
Semarak pesta demokrasi pilkada Gubernur Sumsel berakhir sudah, dan KPU Sumsel telah menetapkan H.Alex Noerdin dan H.Eddy Yusuf terpilih sebagai Gubernur dan wakil gubernur untuk periode 5 tahun ke depan ( 2008 – 2013). Bukan saatnya lagi, bagi Gubernur dan wagub terpilih untuk duduk manis dan terlena euforia kemenangan yang baru saja diraih. Masyarakat menunggu realisasi dari janji yang telah diucapkan pada saat kampanye dulu. Oleh karena itu, agenda kerja sang gubernur pertama kali setelah pelantikan tanggal 7 november, adalah mengumpulkan seluruh stakeholder (pemkab, pemkot, instansi pemerintah, kaum professional, akademisi, dan tokoh masyarakat) diseluruh Sumsel untuk mensosialisasikan program kerja yang nanti akan dijalankan selama 5 tahun kedepan. Acara ini bertepatan pada hari Pahlawan tanggal 10 November 2008, dan bertempat di Hotel Aryaduta Palembang. Apa saja yang dipaparkan oleh H. Alex Noerdin sebagai gubernur terpilih ?
DISC Model merupakan suatu tool yang digunakan untuk memetakan perilaku manusia ke dalam empat model DISC yaitu Dominance, Influence, Steadiness, dan Caution. Model DISC ini didasarkan pada pemikiran bahwa setiap manusia memiliki perilaku bawaan dari orang tua (keturunan) yang disebut genetic traits. Seiring dengan pertumbuhannya seseorang akan dipengaruhi oleh lingkungan dan komunitas terdekat yang akan membentuk core personality. Dari core personality tersebut akan beradaptasi dengan masyarakat dan lingkungan yang lebih luas sehingga membentuk respons yang kemudian dikelompokan dalam DISC Model.




Komentar Terakhir