You are currently browsing the category archive for the 'Wisata' category.
Berdasarkan sejarah, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sudah dihuni sejak abad 7 Masehi, yang didominasi dengan kebudayaan dan agama Hindu. Karena letaknya yang strategis sebagai jalur lintasan antar samudra dan perdagangan ditambah lagi dengan melimpahnya kekayaan alam dan tambang di Babel , tidak mengherankan jika banyak kerajaan yang silih berganti menguasi kepulauan ini sebut saja Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, Johor, Mataram, Banten, kesultanan Palembang, sampai pada kepada banga asing yaitu Belanda dan Inggris. Sejarah juga menunjukkan bahwa Babel menjadi tempat persinggahan favorit bagi para bajak laut dan perompak, oleh karenanya tidak mengherankan banyak rumor yang beredar secara turun temurun bahwa di Selat Bangka banyak terdapat harta karun. Sebutan lain dari Kepulauan Bangka Belitung oleh penjajah Inggris adalah Duke of island ( 20 mei 1812 M). Sedangkan Bangsa Jepang menyebut Kepulauan Babel sebagai Bangka Beliton Ginseibu. Cerita lengkap mengenai sejarah Kepulauan Bangka belitung dapat di baca di sini. Read the rest of this entry »
Di malam pergantian tahun kali ini, saya dan keluarga menghabiskan waktu di Ancol. Sekembali dari Bangka, kami langsung menuju Mediterania Ancol Residence. Berbeda dari biasanya, kali ini kami menikmati malam pergantian tahun dengan view dari lantai 29. Woww.. ternyata jauh lebih berkesan menikmati Jakarta yang atas. Malam ini, Jakarta indah sekali dengan beraneka kembang api yang seakan saling bersaut2an sejak pukul 23. Ancol masih menjadi tempat favorit bagi masyarakat untuk melewati tahun 2008, riburan masyarakat tumpah ruah berkumpul untuk melihat pagelaran kembang api. Inilah pemandangan Jakarta di malam pergantian tahun, yang diambil dengan menggunakan kamera digital Olympus μ 1000
Efek domino dari film ”Laskar Pelangi” tenyata membawa angin segar bagi kepulauan Bangka Belitung, khususnya pariwisata. Harus jujur diakui, sebelum ada film Laskar Pelangi tidak banyak orang yang tahu dimana letak Pulau Belitong (belitung ) karena memang publikasi mengenai pulau ini tidak terlalu gencar. Dari pemberitaan koran lokal dan informasi teman2 di bidang pariwisata, semestinya masyarakat Babel mendapatkan ”berkah” karena kedatangan turis2 lokal dadakan. Namun pada kenyataannya justru menimbulkan tantangan tersendiri. Sebagain dari turis lokal banyak yang mengeluhkan minimnya informasi dan infrastruktur untuk mencapai Pulau Belitung. Misalkan informasi mengenai hotel (akomodasi), transportasi (taxi), tidak adanya money changer, art shop, dan paket wisata di Belitung. Ada juga yang beranggapan kondisi yang sebenarnya di lapangan tidak sesuai dengan brosur yang mereka terima. Seingat saya, permasalah klasik ini dari sejak dahulu kala sudah ada dan (rasa-rasa) tidak ada terobosan dari pemerintah untuk memperbaikinya. Read the rest of this entry »
Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagi kami sekeluarga, ditengah2 meeting dengan klien (hari sabtu) di Bandung. Kami menyempatkan ”kabur” sejenak bermaen bersama keluarga yang selama ini menjadi ”buaya kecilku”. Didampingi oleh istriku Novi, yang selalu menjadi tiang doa sekaligus penopang di segala kondiri, dan jagoanku keevan, sumber sukacitaku setiap hari. Tempat yang kami kunjungi pertama di daerah ITB, lantaran di sekitar kampus ITB banyak sekali kuda. Anakku suka sekali naek kuda, jadi berhentilah kami sejenak untuk menemani keevan naek kuda. Kemudian dilanjutkan menyusuri outlet2 di jalan Riau, dan terakhir berhenti di Secret sambil makan siang. Anakku begitu menikmati hari ini..soalnya jarang bisa mengajak keluarga berpergian sekalipun weekend L . makanya kesempatan ini tidak disia-siakan, anakku bermain mandi bola, maen mobil2an, semua dicoba. Segala penat dan capek spontan sirna ketika melihat anakku kegirangan bermaen. Hip..hip..horeee..horeee










Komentar Terakhir