Posted by: jsofian | July 22, 2006

Business Pressure


Pada dasarnya perusahaan didirikan dengan melakukan kolaborasi sumber daya yang dimiliki untuk bersama-sama mencapai suatu tujuan. Tujuan yang ingin dicapai adalah perusahaan dapat tetap exist di pasar dan terima oleh masyarakat melalui produk dan jasa yang ditawarkan. Pencapaian tujuan tersebut tercermin dari profit yang diperoleh oleh perusahaan. Sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan dapat berupa sumber daya manusia, infrastruktur, modal, dan perangkat pendukung bisnis lainnya. Fakta yang harus dihadapi oleh setiap perusahaan adalah terbatasnya sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan adanya keterbatasan sumber daya, perusahaan harus cerdik dalam mengalokasikan dan memanfaatkan secara optimal sumber daya yang ada. Keterbatasan sumber daya ini dapat menjadi salah satu ancaman internal bagi perusahaan. Ancaman lainnya dapat digolongkan menjadi ancaman ekternal. Turban dalam bukunya ā€œIT for Managementā€ membagi tiga jenis ancaman bisnis (Business Pressure) yang dihadapi oleh setiap perusahaan yaitu:

  1. Ancaman pasar (market)

Ancaman pasar merupakan ancaman yang berhubungan langsung dengan kompetitor di pasar yang menawarkan produk dan jasa sama seperti yang perusahaan tawarkan. Bentuk ancaman pasar dapat berupa:

    1. Globalization economy and strong competition, globalisasi ekonomi ditandai dengan masuknya perusahaan asing yang membawa teknologi, konsep, dan inovasi yang baru. Dampak yang nyata dirasakan dengan adanya pengaruh globalisasi ini adalah timbulnya kompetisi yang semakin ketat dalam pasar. Dampak ini dapat menjadi ancaman bagi perusahaan yang tidak dapat mengantisipasi pengaruh globalisasi
    2. Need for real time operation, Ancaman kedua berupa tuntutan dari para customer yang semakin cerdas dalam memilih produk dan jasa. Secara operational customer memerlukan pelayanan optimal melalui tersedianya informasi cepat dan akurat secara real time. Ancaman ini berkaitan dengan penyediaan infrastruktur teknologi informasi dan sumber daya manusia yang memadai.
    3. Changing Workforce, ancaman ketiga yang berhubungan dengan pasar (market) adalah tuntutan dari para pekerja (buruh) yang semakin kritis terhadap kebijakan perusahaan
    4. Powerfull customers, ancaman terakhir berasal dari customer, jika bargaining power customer kuat otomatis customer dapat mengendalikan dan menuntut perusahaan menawarkan produk dan jasa sesuai dengan keinginan customer.
  1. Ancaman teknologi (technology)

Ancaman kedua adalah ancaman teknologi, ancaman ini merupakan ancaman yang berpengaruh kepada bisnis proses perusahaan dalam menyediakan informasi kepada para stakeholder. Perkembangan teknologi pesat, menuntut perusahaan menyesuaikan diri sehingga dapat bersaing dengan perusahaan lain. Penguasaan informasi dipercaya merupakan salah satu senjata ampuh bagi perusahaan dalam menciptakan competitive advantage, seperti informasi mengenai trend pasar, pelanggan, supplier, policy, dan sebagainya. Untuk memperoleh informasi yang dapat memberikan value bagi perusahaan dibutuhkan teknologi informasi baik sebagai supporting tools ataupun sebagai business enabler. Bentuk ancaman teknologi dapat berupa :

    1. Information overload, informasi yang tersedia berlimpah atau berlebihan sehingga penggunaan informasi tidak optimal dan tidak menjawab kebutuhan perusahaan. Istilah garbage in garbage out menjadi ancaman bagi perusahaan.
    2. Technological innovations and obsolescence, perkembangan inovasi teknologi informasi yang cepat dapat juga menjadi ancaman bagi perusahaan karena teknologi yang terapkan akan mengalami keusangan sehingga diperlukan investasi baru untuk menggantikan. Percepatan pertumbuhan teknologi informasi dan teknologi yang cepat usang , membuat perusahaan harus berusaha untuk merancang investasi teknologi informasi seoptimal mungkin.
  1. Ancaman social (societal).

Ancaman ketiga adalah ancaman yang berkaitan dengan social, ancaman ini berkaitan dengan hubungan dengan pihak di luar perusahaan. Ancaman social yang dapat didefinisikan ke dalam beberap ancamana yaitu:

    1. Social Responsibility, ancaman yang berhubungan tanggung jawab formal dan moral dalam kaitannya dengan produk dan jasa yang diberikan kepada masyarakat.
    2. Government regulation and dereguration, adanya regulasi dan kebijakan pemerintah yang harus disesuaikan oleh perusahaan. Seperti kebijakan pajak,
    3. Terrosit attacks, seiring dengan perkembangan dunia dan gejolak politik, ancaman teroris juga merupakan ancaman bagi perusahaan terutama bagi negera-negara yang menjadi sasaran teroris.
    4. Ethical Issues, ancaman terhadap perusahaan yang berkaitan dengan etika bisnis (hubungan dengan supplier, customer, pemerintah, kompetitor, dan pihak lain). Masalah etika dapat menjadi ancaman bagi perusahaan karena menyangkut kelangsungan perusahaan di masa yang akan datang.

Bagaimana solusi untuk menghadapi ancaman Bisnis (Business Pressure), menurut Turban setiap ancaman yang dihadapi perusahaan akan ada respons dari perusahaan tersebut baik itu respon yang positif (inovasi, restrukturisasi, reorganisasi, dsb) atau respon negatif (do nothing). Dari pengambatan Turban semua respons (solusi) yang diberikan oleh perusahaan sesungguhnya adalah pemanfaatan IT sebagai enabler. Dengan kata lain jika perusahaan dapat memanfaatkan TI secara maksimal maka ancaman bisnis yang dihadapi dapat diatasi atau minimal dapat tidak berdampak fatal.

busines-pressures.JPG


Responses

  1. Dear, Pak Jonathan.

    Saya salah satu penggemar tulisan2 Bapak.
    Begitu juga tulisan dari Pak Dewo.Menarik juga kalo suatu saat kita bisa berdiskusi dan tukar pikiran.

    Terminology generasi pertama, kedua dan ketiga apakah memang disebutkan dalam buku2 BSC karangan Norton dan Kaplan atau hanya istilah pak Jonathan saja?

    Setau saya, mungkin yang dimaksud adalah judul 3 buku yang menjadi milestone dari duo Kaplan dan Norton
    Yaitu:
    1. BSC, Translating Strategy into Action
    2. Strategy Focus Organization
    3. Strategy Map

    Saya kira negara kita akan maju jika orang-orang muda mampu menulis dan membuat suatu dialektika yang mencerahkan melalui media tulisan seperti yang anda dan teman-teman pelopori.

    Terima kasih atas tulisan-tulisannya, saya tunggu yang berikutnya Pak.

    Salam hangat

    Fiantoni S

  2. Trims Sdr/i Fiantoni untuk atensinya.
    istilah generasi adalah istilah dari saya dan temen2 saja:) untuk membedakan perkembangan BSC sesuai dengan penerbitan buku2 BSC.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: