Posted by: jsofian | December 28, 2007

Pesona Kota Shanghai – Paris of the East


 

pc273267.jpg pc273251.jpg

Pesawat Airbus 330 mendarat mulus di airport Pudong, Shanghai. Jam menunjukan jam 07.15 Am waktu Shanghai (lebih cepat 1 jam dibandingkan Jakarta). Kedatangan di Shanghai disambut dengan hujan rintik2 dengan suhu 10 Celsius. Geerrr…dingin.

Perjalanan ke Shanghai sekitar 6 jam termasuk transit di Singapore terlebih dahulu. Sengaja jam keberangkatan saya dipilih malam hari supaya bisa tidur sehingga waktu beraktivitasnya lebih banyak. Rencananya ada beberapa kota yang akan saya kunjungi yaitu Shanghai, Shenyang,wenzhou, Fu Shun, Fu Xin, dan Jinan. Let start with Shanghai, Shanghai adalah kota yang penduduknya populasi paling padat di Cina sekitar 16 juta orang. Terkenal sebagai “Paris of the East” yang dahulu dikenal dengan kota hitam dengan dominasi para gangster, perjudian, penipu, dan opium. Lain dulu lain sekarang, Shanghai sekarang telah menjadi salah satu kota mega metropolitan yang wah..wah dengan gedungnya, transportasinya, teknologinya, penduduknya, dan lain2. Banyak orang asing yang ditemui di hampir pelosok kota, ini menandakan bahwa kota ini sudah going internasional dengan banyaknya bisnis internasional yang berada di kota ini.

maglev.jpg shanghai-maglev.jpg

Sayang hanya 2 hari, belum banyak yang tereksplor, tetapi lumanyan setidaknya ada 2 hal yang sudah dapat dipenuhi. Pertama, saya sudah merasakan Shanghai Maglev – Kareta api super cepat yang bisa mencapai 386km/jam, jarak 30km ditempuh dengan 8 menit. Eunak tenan..bersih, aman, nyaman, dan bisa gaya🙂 . Dari Airport Pudong ke Longyang Road (pusat kota) hanya ditempuh dengan satuan menit, ditambah lagi fasilitas discount 50% bagi penumpang yang dapat menunjukan boarding pass sehingga hanya membayar ¥ 40 (harga normal ¥ 80). Kedua, saya bisa naik di atas gedung “the oriental Pearl Tower”.

pc273300.jpg orietal-power-at-night.jpg

Gedung tertinggi di Asia dan ketiga tertinggi di dunia. Tiket masuknya tergolong mahal menurut saya ¥ 135. Saya kurang beruntung karena kabut menutupi Shanghai sore hari sehingga tidak bisa melihat keindahan kota Shanghai. Ada yang menarik di lantai 350, ada komentar dari petinggi (Presiden, Perdana Menteri, Menteri, ) di berbagai negara sekitar 100 negara tetapi tidak ada yang dari Indonesia 🙂 sedih juga nih..kemana para petinggi di negeri ini yah?

Dari Kota Shanghai kami akan menuju Kota Shenyang dengan menggunakan maskapai China Eastern Airline.


Responses

  1. Wah seru banget. Tapi dingin banget yak? Kalau 10 derajat berarti sama seperti suhu lemar es dong? Brrrr… pasti dingin banget.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: