Posted by: jsofian | October 3, 2008

Mengkritisi Program Visit BABEL Archi 2010


sumber gambar: http://www.bangkabelitungprov.go.id/images/stories/BabelArc.pdf

Minggu kemaren ketika jalan2 di Gramedia Puri Indah, Mataku tertuju kepada sebuah majalah Pariwisata yang salah satu bahasannya berjudul 83 tempat wisata yang potential untuk dikembangkan di Indonesia. Miris rasanya hati ini, ketika melihat dari rentetan nama2 lokasi di seluruh Indonesia tidak ada satupun pantai yang terdaftar dari Pulau Bangka Belitung, pasti ada yang salah deh L ! minimnya informasikah atau mungkin wartawan yang kurang gaul sehingga tidak mencantumkan satu saja dari obyek wisata di Pulau Bangka Belitung (Babel) ini. Huh..Lupakan saja majalah itu, sebagai informasi, hari ini harian Media Indonesia menuliskan bahwa Asosiasi Profesional Pariwisata Indonesia (ASPPI) diundang  ke Pangkalpinang untuk mempromosikan Babel. Undangan ini sehubungan belum masuknya Babel dari Daftar Tujuan Wisata (DTW) yang saat ini baru terdiri dari 10 provinsi. Ini merupakan angin segar untuk mendongkrak popularitas  pariwisata di Babel. ASPPI dinyakini sebagai ujung tombak untuk mendatangkan wisatawan, karena memiliki para professional dibidang parawisata dan memiliki jaringan langsung dengan wisatawan. Sebenarnya bagaimanakah keseriusan Pemprov Babel sendiri untuk menjual keunggulan komparatifnya dibidang pariwisata ?. Nah..berkenaan dengan ini, saya menemukan sebuah file presentasi menarik (setelah bertanya dengan oom google) yang dipaparkan oleh Gubernur Eko Maulana yang berjudul “Visit Babel Archie (VBA) 2010”. Apa isi dari VBA 2010 ini?

  1. Bagian pertama bercerita bahwa visi dari Pemprov Babel, Visi yang tercantum adalah “ Terwujudnya Pemprov Babel yang aman, damai, adil, demokrasi, sejahtera, dan berdaya saing global dalam wadah NKRI berlandaskan Pancasila dan UUD 45. Untuk mencapai cita2 tersebut dicanangkanlah Dasa Bhakti EMAS yang isinya: menciptakan iklim kondusif, meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, lingkungan hidup, kualitas dan kuantitas infrastruktur kota (jalan,jembatan,dermaga,airport, RS, pemukiman, dan perbankan), menciptakan pemerintah yang bersih dan berwibawa, meningkatkan kapasitas aparat pemda, meningkatkan Produksi dan produktivitas sektor2 unggulan daerah seperti kelautan, pertambangan dan energi, perindustrian dan pedagangan, perbangkan serta penanaman modal asing. Yang terakhir adalah melaksanakan proyek pembangunan yang strategis seperti: membangunan airport dan demaga bertaraf internasional, membangun kawasan Ekonomi Khusus (KEK), membanguan kota baru air, membanguan RS provinsi, melaksanakan even2 internasional, dan melanjutkan pembangunan jalan lingkar Bangka dan trans Bangka selatan. Nah..loh, bidang pariwisatanya dimana yah..? bidang kelautan tentu saja berbeda dengan bidang pariwisata. Kelautan menurut pengertian saya banyak berbicara mengenai hasil laut yang memang kenyataannya berlimpah limpah di Babel.
  2. Bagian kedua berisi tentang program yang merupakan agenda Nasional kelanjutan dari Dasa Bhakti EMAS yang disebut Visit Babel Archipelagic 2010. Terkesan program Visit Babel Archi 2010 disusun (mungkin) pada saat-saat terakhir karena  tidak terlihat adanya kekoherenan dengan visi dan misi babel secara makro. Padahal salah satu  keunggulan komparatif Babel adalah  obyek wisata sudah seharusnya tercantum dalam renstra pemprov dan dipikirkan secara serius program-program nyata untuk mendukung pariwisata babel.

Sebenarnya Obyek wisata yang dijual dalam Visit Babel Archi 2010 tidak berbeda dengan publikasi sebelumnya yaitu sekitar wisata bahari, wisata sejarah, wisata agama, wisata adat & Budaya, wisata alam, kuliner, dan wisata dalam bentuk pentas pameran pembangunan, seni, olahraga, dan musik. Dari Pemprov sendiri bertekad untuk merealisasikan program ini adalah dengan memperbaiki sarana dan prasarana yang diantaranya adalah :

  • Jalan dan jembaran terutama yang menghubungkan dengan obyek wisata.
  • Sistem transportasi dari bandara atau pelabuhan ke obyek wisata.
  • Pembangunan hotel berbintang 3,4, dan 5 beserta dengan Fasilitas yang mendukung.
  • Frekwensi Rute penerbangan diperbanyak ke Bangka Belitung baik secara nasional maupuan regional (Singapura dan Kuala lumpur)
  • Kesenian dan budaya terus digali dan dikembangkan khususnya yang merupakan ciri khas Babel dengan membentuk sangar kesenian, gedung, dan lokasi.

Bagaimana cara memasarkan VBA 2010? Dalam paparan dijelaskan dengan melakukan KISS (kordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergi) dengan pemerintah daerah kabupaten/kota dan pemerintah pusat dibawah Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata. Terminologi KISS menurut saya terlalu wah..dan berada di awan2 sehingga menjadi pertanyaan besar bagaiman pelaksanaannya di lapangan ? Mari berandai-andai hal yang paling simple misalkan saja, ada calon wisatawan dari Tokyo, Jepang ingin berlibur ke Pantai Parai Tengiri. Apa yang dilakukan? Pertama, akan mencari informasi sebanyak2nya dengan searching di Internet mengenai Babel, Kedua. Jika tertarik untuk berkunjung, mulailah mencari informasi mengenai hotel (lokasi, rate, fasilitas, transportasi, tempat yang menarik dikunjungi, musim, cuaca, de el el..) ARTINYA harus ada sebuah PORTAL WISATA yang multi language (kalo perlu) mulai dari bahasa english, france, Jepang, mandarin, sampai bahasa kalbu kalo ada. Bagaimana bisa menarik perhatian calon wisatawan kalo informasi wisata di Babel yang sangat minim. Website yang ada saat ini masih sebatas informasi tentang hotel, lokasi wisata, dan informasi pemerintahan daerah bukan Portal Wisata yang berbasis e-commerce dimana pengunjung dapat melakukan e-reservation. Bahkan Website pemprov dan pemkab yang ada saat ini nasibnya bak .. signal handphone kadang muncul kadang cenut..cenut (dibaca lelet) ketika diakses. Melalui blog ini, beberapa pengunjung pernah menghubungi saya ketika berkunjung mau berwisata Babel. Mereka mengeluhkan minimnya informasi khususnya transportasi lokal untuk berkunjung ke obyek wisata.

 

Sejujurnya, istilah Visit Babel Archi 2010 sendiri oleh masyarakat Babel tidaklah populer. Ini terbukti sebagian  masyarakat yang saya tanya tidak mengetahui adanya program ini, padahal masih tertinggal 1,3 tahun lagi untuk mempersiapkannya.  Rasa2nya Pemprov Babel perlu belajar atau minimal studi banding ke Bali yang menurut saya memiliki infrastrukur yang memadai untuk menarik wisatawan dari luar negeri. Selain harus mempersiapkan Portal wisata yang komprehensif, ada dual hal penting lainnya yang perlu disiapkan. Pertama, digalakkan sedini mungkin kursus bahasa asing minimal Inggris untuk masyarakat sekitar pantai dan para seniman untuk memudahkan komunikasi. Kedua, krisis listrik yang berkepanjangan di Babel perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak terjadi pemandangan kota yang gelap gulita ketika banyak wisatawan berkunjung. Harapan saya, suatu saat nanti ada sebuah Sekolah TInggi Pariwisata yang berkelas dunia di Babel untuk menunjang pariwisata dan menjadikan Babel icon Indonesia di mata dunia.

Tulisan ini sekedar komentar dari salah satu urang bangka yang peduli kemajuan Babel, saya mendukung sepenuhnya untuk menyukseskan VBA 2010. Ca yooo…Babel

 


Responses

  1. Agak konyol juga

    Turis (lokal, apalagi manca) mana peduli dengan “Terwujudnya Pemprov Babel yang aman, damai, sejahtera, bla bla bla bla bla…”. Ini propaganda politik atau promosi wisata sih ?

  2. Benar sekali sahabat, kalau kita melihat ‘inti’ dari pemaparan program Visit Babel Archi 2010… memang isinya sama sekali tidak berorientasi pada ‘wisata’ nya…

    Tapi kalau dalam pemdapat saya sih…. beberapa hal yang dicanangkan dalam pemaparan ini, jika berjalan tepat seperti yang disampaikan… maka program pengembangan wisata di masa depan untuk Bangka Belitung, akan jauh lebih mudah..

    Saya berpendapat, apa yang Beliau paparkan, sekalipun belum tepat sasaran… tetapi juga sekaligus menanamkan satu fondasi yang sangat penting dan vital untuk kelanjutan program ini dimasa depan.

    Beberapa yang penting itu adalah :

    1. Air port dan dermaga bertaraf internasional… ini sangat penting, karena kedua hal ini akan menjadi pintu masuk bagi ‘visitor’ ke Babel nantinya. Jadi ini sangat – sangat penting…
    2. Pembangunan jalan lingkar, ini juga sangat penting… setelah jalan ini selesai, direncanakan mobil – mobil berbobot besar ataupun angkut barang, tidak diperbolehkan lagi melintasi kota… sehingga suasana kota akan lebih kondusif…
    3. Rumah Sakit standar Internasional… Fasilitas kesehatan yang memadai akan menjadi penopang utama untuk program VBA ini.
    4. Kota baru Air Anyir, jika project ini terealisasikan… bangka bukan hanya akan memiliki sebuah kota yang akan menjadi kebanggaan baru pulau bangka, melainkan juga akan lebih ramah, kondusif, dan nyaman untuk para pendatang. (tapi tergantung penataannya sih ^_^)

    Kawasan ekonomi khusus dll… juga memainkan peranan penting untuk kemajuan provinsi ini dimasa mendatang… Jika semua program ini berjalan sih…

    Tapi ya… soal listrik aja masih tarik ulur… kapan beres nyaaaaaaaaaaaaaa…. ha ha ha…

    salam kenal sobat🙂

  3. slam kenal juga..betul tuh..


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: