Posted by: jsofian | December 19, 2008

Bush’s Game


game

game21

(image digunduh dari T-Enterprise)

Sejak peristiwa pelemparan sepatu yang menimpa Presiden Bush di Irak, berbagai media marak menyajikan berita seputar tragedi tersebut. Ada media yang menanggapinya secara serius, tapi ada juga yang menangapinya dengan diplesetkan secara komedi. Apapun responsnya, Jelas ini menjadi konsumsi masyarakat di penjuru dunia.  Dunia maya pun tidak ketinggalan, tercatat di youtube vidoe pelemparan tersebut mencapai hits rekor tertinggi. Rata2 hampir 300 penunjung yang mengunduh rekaman tersebut per jam, dan memiliki 5000 versi rekaman. Total pengunjung yang melihat hampir 10 juta per hari. Wauw..angka yang fantastis dalam waktu sekejab. Dari sisi ekonomis, banyak para programmer yang kaya mendadak, seperti Alex Tew   yang “terpaksa” menjual server game bush karena kewalahan memaintain trafik yang tinggi. Alhasil, Server yang dimiliki dilelang di eBay dengan nilai penawaran sekitar USD 7.800. Alex juga pernah  sukses berbisnis dengan memanfaatkan situs milliondollar.Bagaimana dengan perusahaan ?  Banyak perusahaan software house yang tertarik untuk membuat game online Bush, sebagian bertujuan untuk hobi sekedar ”memeriahkan” suasana dan sebagian lagi memang menjadi bisnis model perusahaannya.  Diantaranya adalah www.sockandawe.com , flying babush bushbackrub,  atau tocci bush shoe game ,  de el el.  Salah satu perusahan rame dikunjungi adalah T-Enterprise. Perusahaan software house pembuat game yang bermarkas di UK. Bisnis model perusahaan ini membuat game online sesuai dengan peristiwa yang sedang hot terjadi di dunia, baik dari kalangan politisi, selebritis, sampai kepada skandal. Selain membuat Bush boots game,  perusahaan ini  juga membuat  game seperti Polar Pallin Puck Paling, Lehman’s Lot, One Tibet,one Dream, Tibet Olympic, Hillary vs Barrack, istri penyanyi Sir Paul Mc Cartney, dsb.

 

Yang menarik, product cycle yang mereka jual sangat pendek. Pada saat suatu peristiwa muncul dalam bentuk isu ( fase Introduction) para pengunjung mulai mencari2, setelah itu booming dibicarakan dimana2 dan mengalami peak ( fase mature) dan berangsur2 tenggelam (fase declining) setelah satu peristiwa “kalah hot” dibandingkan dengan peristiwa yang lain, maka produk mereka pun mengalami lambat laun tenggelam. Faktor yang menjadi kompetitif bagi perusahaan ini adalah kecepatan (time to market) dan kreatifitas untuk berinovasi.

 

Sekedar bertanya  mungkinkah T-Enterprise memiliki perwakilan atau buka cabang di  Indonesia? kalo bisa direalisasikan bakalan rame nih..kebanjiran order apalagi menjelang pemilu 2009. Ada programmer yang tertarik?


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: