Posted by: jsofian | November 1, 2011

PIECES Framework untuk Pengembangan Sebuah APlikasi


Definisi framework menurut Oxford English Dictionary (2003) adalah ‘a structure composed of parts framed together, one designed for enclosing or supporting anything; a frame or skelaton’ . Popper (1994) mendefinisikan framework yang mengacu kepada asumsi dasar atau fundamental untuk original intelektual yang diformulasikan sebagai basis dalam pengambilan tindakan. Berarti sebuah framework  harus memiliki satu kesatuan perangkat, struktur, prinsip, dan memiliki dasar kuat secara teori untuk mencapai hasil yang maksimal dalam tindakan  sehubungan dengan sistem yang akan dikembangkan. Definisi lain dari framework mengacu kepada bagaimana beberapa aspek yang berbeda dipresentasikan dalam  sebuah wadah, yang mempresentasikan proses konversi dan evolusi dari explicit knowledge menjadi kodifikasi (proses menjadikan tertulis) dan tacit knowledge (ada disetiap pikiran individu dan sulit untuk diartikulasikan)  menjadi knowledge creation spiral di dalam perusahaan. Dari definisi tersebut dapat dirumuskan esensinya tidak saja menjawab “ What is” namun sekaligus memberikan  pengertian ‘how to’. ( Wong & Aspinwall, 2004).  Oleh karena itu, jika kaitkan dengan pengembangan sebuah aplikasi, berbagai framework digunakan untuk membangun aplikasi agar lebih cepat karena akan lebih memfokuskan pada pokok permasalahan. Salah satu framework yang sering diadopsi dalam pengembangam aplikasi adalah framework PIECES.  PIECES Framework adalah kerangka yang mampu mengklasifikasikan suatu problemopportunities, dan directives yang terdapat pada bagian scope definition analisa dan perancangan sistem. Dengan rerangka ini, dapat dijadikan pertimbangan dalam pengembangan sistem. PIECES terdiri dari elemen sebagai berikut:

  1. P (Performance) = kinerja sistem ( throughput, response time)
  2. I (Information) = informasi yg disajikan ( outputs, inputs, penyimpanan data)
  3. E (Economics) = benefit yg dapat diraih ( Costs, benefit)
  4. C (Control) = keamanan sistem.
  5. E (Efficiency) = efisiensi orang dan proses ( pengguna, mesin, people)
  6. S (Service) = layanan yang diberikan
Contoh penggunaan rerangka PIECES dapat dilihat dari artikel pengembangan Sistem informasi penerimaan mahasiswa baru berbasisi Member Get Member. Ilustrasi dapat di download yang di PIECES 1  dan PIECES 2 (Matrix).
Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: