Posted by: jsofian | November 13, 2011

Talkshow ‘Life After School’ di GBI HOB


Pergumulan jenis seperti apa yang menjadi ‘hot issues’ bagi anak Sekolah menengah atas ( SMA)  sepanjang masa?. Mengapa sepanjang masa, karena saya pun belasan tahun yang lalu mengalami hal yang sama. Ehmm..rasanya hampir semua siswa SMA akan sepakat  bahwa pergumulan terberat adalah mau kemana setelah memengang ijazah SMA. Mungkin Sebagain anak akan menjawab bekerja khsususnya dari siswa/i sekolah menengah kejuruan (SMK), karena mereka dipersipkan untuk itu. Namun, Sebagian lagi akan menjawab, akan melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya yaitu kuliah.  Dan yang paling menyedihkan kalo ada yang menjawab ‘tidak tahu’ atau ‘belum terpikir’. Terkadang hati ini miris melihat kelakukan para siswa/i ketika mendengar pengumuman hasil kelulusan mereka. Menjadi pemandangan rutin setiap tahun, anak SMA bahkan SMP melampiskan kelulusan mereka dengan kebut2an, coret2an baju, pesta, hingar bingar acara yang berlebihan. Tidak adakah yang memberitahu mereka bahwa perjalanan hidup mereka masih sangatlah panjannnngggg.

Nah, oleh karena itu  pergumulan anak2 SMA ini sudah dilayaknya menjadi perhatian semua pihak, baik orangtua, sekolah, dan gereja. Youth Smart GBI House of Blessing (HOB) merespon topik ini dengan mengadakan Talkshow yang bertajuk “Life After School” yang diadakan pada sabtu tanggal 12 November 2011 bertempat di GBI HOB Puri Indah. Saya mendapatkan kepercayaan sebagai pembicara yang mengulas dari sisi seluk beluk peralihan dari siswa menjadi mahasiswa, kemudian dilengkapi dengan kesaksian dari Benny ( mahasiswa arsitektur Universitas Tarumanegara) dan Yuliana (Mahasiswi Teknik Industri – Universitas Pelita Harapan). Acara ini menjadi menarik dengan dipandu oleh host Pak Sendjaja dan Cindy Suwandi.

Peralihan fase dari siswa menjadi mahasiswa, jika dilihat dari siklus Life Rainbow (Donald Super’s Development self consept theory), disebut fase exploration (15-24 thn), satu fase setelah fase growth (0-14 thn). Di fase exploration ini, seseorang diibaratkan sebagai spon yang memiliki daya serap tinggi  untuk segala hal. Setelah itu, fase establishment ( 25-44 thn) dimana  seseorang mempraktekan apa yang diperolah selama fase exploration, fase ini seseorang bekerja dan mulai berkeluarga. Selanjutnya Usia 45- 64 dinamakan fase maintenance, fase dimana menikmati hasil kerja keras selama fase sebelumnya dan terakhir fase decline ( > 65 thn).

Audiens dari talkshow ini didominasi oleh para siswa/i SMA atau mahasiwa baru serta dihadiri juga oleh para orang tua. Dari sesi tanya-jawab, terlihat banyak anak-anak yang masih kebinggungan ketika harus memilih jurusan dan perguruan tinggi mana yang akan dimasuki. Thanks God, sedikit banyak jawaban yang diberikan dapat memberikan masukan baru sehingga dapat menghilangkan kebinggungan mereka.

Semoga dengan adanya acara talkshow ini minimal dapat membantu para siswa dan orang tua untuk mengambil keputusan tepat sehubungan proses masuk di perguruan tinggi. Download materi talkshow di sini.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: