Cerita Rakyat Bangka Belitung


sejarah-babel1Berdasarkan sejarah, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sudah dihuni sejak abad 7 Masehi, yang didominasi dengan kebudayaan dan agama Hindu. Karena letaknya yang strategis sebagai jalur lintasan antar samudra dan  perdagangan ditambah lagi dengan melimpahnya kekayaan alam dan tambang  di Babel , tidak mengherankan jika banyak kerajaan yang silih berganti menguasi kepulauan ini sebut saja Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, Johor, Mataram, Banten, kesultanan Palembang, sampai pada kepada banga asing yaitu Belanda dan Inggris.   Sejarah juga menunjukkan bahwa Babel menjadi tempat persinggahan favorit bagi para bajak laut dan perompak, oleh karenanya tidak mengherankan banyak rumor yang beredar secara turun temurun bahwa di Selat Bangka banyak terdapat harta karun.  Sebutan lain dari  Kepulauan Bangka Belitung oleh penjajah Inggris adalah  Duke of island ( 20 mei 1812 M). Sedangkan Bangsa Jepang menyebut Kepulauan Babel sebagai Bangka Beliton Ginseibu. Cerita lengkap mengenai sejarah Kepulauan Bangka belitung dapat di baca di sini. Continue reading “Cerita Rakyat Bangka Belitung”

Advertisements

Ayo..bersiaplah Bangka Belitung!


Efek domino dari film ”Langkar Pelangi” tenyata membawa angin segar bagi kepulauan Bangka Belitung, khususnya pariwisata. Harus jujur diakui, sebelum ada film Laskar Pelangi tidak banyak orang yang tahu dimana letak  Pulau Belitong (belitung ) karena memang publikasi mengenai pulau ini tidak terlalu gencar. Dari pemberitaan koran lokal dan informasi teman2 yang di bidang pariwisata, semestinya masyarakat Babel mendapatkan ”berkah” karena kedatangan turis2 lokal dadakan. Namun pada kenyataannya justru menimbulkan permasalahan baru. Sebagain dari turis lokal banyak yang mengeluhkan minimnya informasi dan infrastruktur untuk mencapai Pulau Belitung. Misalkan informasi mengenai hotel (akomodasi), transportasi (taxi), tidak adanya money changer, art shop, dan paket wisata di Belitung. Ada juga yang beranggapan kondisi yang sebenarnya di lapangan tidak sesuai dengan brosur yang mereka terima. Seingat saya, permasalah klasik ini dari sejak dahulu kala sudah ada dan (rasa-rasa) tidak ada terobosan dari pemerintah untuk memperbaikinya. Dari data statistik  Dinas ParBud (2006) jumlah kunjungan turis asing di Babel sekitar 1.400 orang dan turis lokal berjumlah 77.000 orang. Jika dibandingkan secara nasional yang mencapai sekitar 5 juta turis, angka ini memberikan kontribusi yang sangat kecil. Padahal jika dikelola dengan profesional, keunggulan komparatif yang dimiliki oleh Babel bisa menjadi unggulan secara nasional atau minimal di Pulau Sumatera.

 

Ditengah kondisi yang ”serba terbatas” ini ditambah resesi ekonomi global, Pemprov Babel mencanangkan Visit Babel Archi 2010 (VBA 2010). Sebuah program yang sangat berani dan terkesan bombastis, pasalnya hanya tinggal 12 bulan lagi. Persiapan untuk menuju ke sana sampai saat ini belum terlihat jelas dan tersosialisasi secara luas. Baca disini ulasan mengenai  VBA 2010.  Mungkinkah program VBA 2010 terealisasi dengan baik atau jangan2 hanya menjadi isapan jempol belaka ?. Kita tunggu saja.

SDN 10 Pangkalpinang menuju SBI


Foto dgn Kepsek SDN 10 Pangkalpinang
Foto dgn Kepsek SDN 10 Pangkalpinang

Anak laki-laki saya, saat ini berumur 4 tahun. Seperti kebanyakan anak sebayanya, sebagian besar waktu dihabiskan dengan bermain dan mengekplorasi hal-hal yang baru. Ada hal yang menarik dari anak saya dalam mengenal teknologi informasi, sejak usianya 3,5 tahun, ia sudah fasih untuk melakukan booting dan shut down laptop saya, mulai dari mengetik password login sampai memilih games yang ia sukai. Jenis games yang dikuasi sudah berjumlah belasan sebut saja ada games chicken invander, freding frenzy, charma, A-ball, Aqua ball, galaxytoball, bowling, Crab effect, dan masih banyak lain. Beberapa dari games tersebut, dia sangat fasih dan saya harus akui terkadang sulit mengalahkannya. Jika bosan bermain games, ia pun beralih ke aplikasi yang lain seperti mengetik abjad di aplikasi office word, office powerpoint untuk gambar, dan office excel untuk belajar angka. Pengenalan abjad dan angka serta hitungan sederhana sudah dikuasinya. Aktivitas belajar ini sudah menjadi aktivitas rutin menjelang tidur atau sepulang dari sekolah. Lain lagi dengan anak sahabat saya yang sudah menginjak kelas 3 sekolah dasar, teman setia dalam kesehariannya adalah google, yahoo, facebook, yahoo messager, dan game online. Continue reading “SDN 10 Pangkalpinang menuju SBI”

Apa kabar Sister School SDN 3 Pangkalpinang?


sisterschool1  sisterschool2

 

Didepan gerbang SDN 3 Pangkalpinang terpampang 2 buah billboard ukuran 2×3 m yang menggambarkan kegiataan sister school antara SDN 3 dengan SKM taman Megah Malaysia. 2 Billboard ini  bak sebuah pusaka yang menjadi kebanggaan bagi masyarakat Pangkalpinang khususnya bagi SDN 3 (guru, murid, orangtua). Pesan yang ingin disampaikan adalah supaya masyarakat mengetahui bahwa ada sekolah dasar di Babel yang sudah go internasional :). Rasa2nya tidak berlebihan karena faktanya SD ini telah menoreh prestasi yang patut diancunggi jempol. 

 

Sejak disosialiasikan program sister school (mei 2007), perkembangan kegiatan sister school menunjukan progress yang positif dari kedua  negara. Kunjungan balasan kedua sekolahpun sudah dilakukan, ( baca kunjungan SKM Taman Megah ke Pangkalpinang hari-1, hari-2 ) dan kunjungan guru SDN 3 ke SKM Taman Megah, Banyak perubahaan positif yang terjadi dengan adanya program ini. Saya sempat bertermu dengan kepala Sekolah SDN 3 ibu Endang pada saat wisuda AMIK Atma Luhur kemaren. Beliau menceritakan dampak positif dari terjalinnya hubungan dengan SKM taman Megah Malaysia. Diantaranya ada 2 yang signifikan yaitu : Continue reading “Apa kabar Sister School SDN 3 Pangkalpinang?”

Natalan di Pangkalpinang


natalan11

Hari Natal tiba juga, tahun ini saya beserta keluarga merayakan di Pangkalpinang. Beserta dengan orangtua dan teman2 di Bangka. Tidak ada acara yang spesifik, pastinya pagi hari kami ke gereja Gepekris untuk mengikuti kebaktian Natal. Tema Natal tahun ini adalah Wonderfull Christmas, pesan yang disampaikan oleh Hamba Tuhan adalah kembali kepada nilai sesungguhnya dari Natal. Ada kecendrungan Natal (khusus di kota2 besar) identik dengan pesta dan kemeriahan pahadal justru pada awal Kelahiran Kristus yang ada adalah kesederhanaan. Oleh karena itu, kepedulian dengan sesama harus menjadi gaya hidup kristiani .Dalam kebaktian Natal juga diberikan penghargaan para pekerja gereja dan Jemaat yang sudah lanjut usia namun tetap setia untuk beribadah setiap Minggu.

 

Selamat hari Natal dan tahun Baru , Tuhan Memberkati.

Wisuda Angkatan V- AMIK Atma Luhur


pc2170081

Saya diundang untuk menghadiri Wisuda Angkatan V dari Akademi Manajemen Informastika dan komputer Atma Luhur yang bertempat di kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. Angkatan V ini meluluskan sekitar 245 ahli madya (DIII) yang siap kerja yang terdiri dari jurusan manajemen informatika dan komputerisasi akuntansi. AMIK Atma Luhur merupakan institusi pendidikan satu2nya di Babel yang memfokuskan pada bidang Teknologi Informasi. Acara wisuda terasa istimewa karena dihadiri oleh orang nomer 1 di provinsi Babel yaitu Gubernur Ir Eko Maulana beserta  jajarannya. Tamu undangan lainnya ketua Kopertis wilayah II,  Staff Ahli Menkominfo Dr Moedjiono dan Ketua Yayasan Atma Luhur. Dalam kesempatan ini Gubernur Babel memberikan orasi ilmiah bertajuk ’peranan TIK dalam menunjang pembangunan bangsa khususnya di provinsi Babel’. Beberapa point penekanan adalah sebagai berikut: Continue reading “Wisuda Angkatan V- AMIK Atma Luhur”

Mengkritisi Program Visit BABEL Archi 2010


sumber gambar: http://www.bangkabelitungprov.go.id/images/stories/BabelArc.pdf

Minggu kemaren ketika jalan2 di Gramedia Puri Indah, Mataku tertuju kepada sebuah majalah Pariwisata yang salah satu bahasannya berjudul 83 tempat wisata yang potential untuk dikembangkan di Indonesia. Miris rasanya hati ini, ketika melihat dari rentetan nama2 lokasi di seluruh Indonesia tidak ada satupun pantai yang terdaftar dari Pulau Bangka Belitung, pasti ada yang salah deh L ! minimnya informasikah atau mungkin wartawan yang kurang gaul sehingga tidak mencantumkan satu saja dari obyek wisata di Pulau Bangka Belitung (Babel) ini. Huh..Lupakan saja majalah itu, sebagai informasi, hari ini harian Media Indonesia menuliskan bahwa Asosiasi Profesional Pariwisata Indonesia (ASPPI) diundang  ke Pangkalpinang untuk mempromosikan Babel. Undangan ini sehubungan belum masuknya Babel dari Daftar Tujuan Wisata (DTW) yang saat ini baru terdiri dari 10 provinsi. Ini merupakan angin segar untuk mendongkrak popularitas  pariwisata di Babel. ASPPI dinyakini sebagai ujung tombak untuk mendatangkan wisatawan, karena memiliki para professional dibidang parawisata dan memiliki jaringan langsung dengan wisatawan. Sebenarnya bagaimanakah keseriusan Pemprov Babel sendiri untuk menjual keunggulan komparatifnya dibidang pariwisata ?. Nah..berkenaan dengan ini, saya menemukan sebuah file presentasi menarik (setelah bertanya dengan oom google) yang dipaparkan oleh Gubernur Eko Maulana yang berjudul “Visit Babel Archie (VBA) 2010”. Apa isi dari VBA 2010 ini? Continue reading “Mengkritisi Program Visit BABEL Archi 2010”

Pilkada Pemkot Pangkalpinang


Pesta demokrasi memperebutkan kursi nomer satu di pemkot Pangkalpinang kembali digelar. Persiapan menjelang tanggal pencoblosan 24 Juni 2008, sudah nampak dimana2. Hampir disetiap sudut kota dipenuhi dengan baleho, spanduk, dan poster wajah-wajah kandidat yang membawa berbagai janji untuk menarik simpatik dari masyarakat. Tidak ketinggalan juga media station radio saban hari dalam satuan jam2an diisi dengan janji dan program kerja dari masing2 kandidat. Siapa saja yang bertarung dalam perebutan kursi walikota Pangkalpinang kali ini? Continue reading “Pilkada Pemkot Pangkalpinang”

Pelatihan ICT Guru di Pangkalpinang


Mengembangkan sumber daya manusia atau mempersiapkan infrastruktur TIK menjadi dilema seperti chicken or egg, kedua memiliki argumen yang kuat. Idealnya, memang keduanya memiliki perencanaan kapan di kembangkan SDM dan kapan dibanguan TIK. Sehingga secara sinergis dapat menghasilkan outcome yang maksimal bagi organisasi. Dilema ini juga yang dihadapi oleh Pangkalpinang Education Cyber City (PECC) yang menjadi salah satu ikon perkembangan TIK di kota pangkalpinang. Dalam pemanfaatanya ternyata PECC belum maksimal, masih banyak sekolah yang belum memanfaatkan infrastruktur internet gratis ini. Alasannya klasik yang selalu terlontar tidak ada Sumber daya manusia yang memaintain, diknas sebagai provider pun sebenarnya sudah mulai berbenah untuk penyedian tenaga teknis untuk TIK dan guru2 TIK melalui program bea siswa setingkat diploma. Namun, membutuhkan waktu untuk dapat terserap di setiap sekolah. Continue reading “Pelatihan ICT Guru di Pangkalpinang”

Up ↑