Fasilkom UI Doctoral Promotion – Dr. Sofian Lusa


Promdok-sofian-CSMonday, July 6, 2015, Fasilkom UI held a doctorate conferment session for Sofian Lusa. The session was held at Fasilkom UI Auditorium with a dissertation titled “Social Technical Model Penerapan Knowledge Sharing di Komunitas Digital Perusahaan” (Social-Technical Model for Implementing Knowledge Sharing in Digital Community of Company).

The research was motivated by a number of failures in the implementation of knowledge management, especially knowledge sharing in a company’s community. This is due to the low participation in the activity of sharing along with inadequate number of studies about the combination of social technical aspects. In this research, the researcher focuses on designing a model for knowledge sharing. Continue reading “Fasilkom UI Doctoral Promotion – Dr. Sofian Lusa”

Advertisements

Enterprise Architecture Model For Implementation Knowledge Management System (KMS)


Abstract— This research focuses on the design of enterprise architecture (EA) model for the knowledge management system (KMS). The research was motivated by the many failures in  implementating of KMS as well as the lack of studies on EA associated with the implementation of KMS. This study uses interpretative and socio-technical approach with soft system methodology and TOGAF as a framework.  The result shows that the availability of IT infrastructure does not maximize the implementation of KMS, therefore there is a need of a new holistic EA that accommodates all of the technological and socio perspective.

Keywords— Enterprise architecture model, Knowledge management system, TOGAF, Soft System Methodology, Socio technical. Download complete paper here.

Socio Technology Perspective for E-Government Implementation in Indonesia


Abstract— The development of information and communication technology (ICT) in the Indonesian government has brought a new paradigm shift in the methods and processes of interaction among government, society, business, and intergovernment. Various international surveys (United Nations, Waseda University, and Economist Intelligence Unit) show that the implementation of e-government in every country is significantly increased, and it brings impacts on government and community relationship which is conducted from conventional to digital-based forms.  However, many challenges and problems come up during the implementation of e-Government, especially in developing countries such as Indonesia. For Indonesia, the survey results can be used as a barometer for improving the services because the position of Indonesia in the study results is still far from expectation. The challenges and problems faced by the Indonesian government can be categorized into technical and non technical factors. This paper, therefore, will explore and map the problems of the E-government implementation in Indonesia by using a fishbone analysis to discover the problem roots holistically. This study proposes a socio-technical approach to overcome the problems in implementing E-government in Indonesia. By developing a socio-technical model, the behavior of e-Government application users and the design standards of technology quality will be able to be measured so that the implementation of E-government in Indonesia can be more effective.  Download complete paper here.

Model Knowledge Management System dengan Teknologi Cloud Computing


 Abstrak, Perusahaan penyedia outsourcing contact center membutuhkan IT support untuk mendukung kelancaran kerja para agent contact center yang bekerja dengan software contact center. Begitu pula dengan semakin berkembangnya jumlah client perusahaan, maka perusahaan membuka cabang lagi di beberapa gedung yang lain. Seiring berjalannya waktu terdapat kendala bahwa karyawan IT sering keluar masuk perusahaan, yang menyebabkan hilangnya knowledge perusahaan bersamaan dengan keluarnya karyawan tersebut. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pengelolaan knowledge perusahaan dengan Knowledge Management System berbasis teknologi cloud computing. Dengan penerapan teknologi cloud computing perusahaan dapat mengimplementasi knowledge management system dengan biaya operasional yang relatif murah, namun memiliki kemampuan dan teknologi terkini. Pada penelitian ini masalah utama yang akan diteliti adalah bagaimana model arsitektur knowledge management system yang dapat menjadi solusi bagi perusahaan dengan teknologi cloud computing. Dengan tujuan utama adalah membuat sebuah prototipe perangkat lunak berupa aplikasi knowledge management system berbasiskan teknologi cloud computing, dan membuktikan bahwa model yang dibuat dapat diimplementasikan oleh PT. Mitracomm Ekasarana dalam mengelola knowledge IT support. Kata kunci: IT Support, knowledge management system, cloud computing. Download complete paper here.

Selamat Jalan Mas Muki..


Wah kalo gitu ..sampeyan pindah saja duduknya di ruangan ini, toh..masih ada meja ngangur satu di ruangan saya “ kalimat terakhir dari Mas Muki  pada hari  Jumat, 7 Oktober 2011 di Gedung C – Fasilkom UI Depok. Topik pembicaraan hari itu udah kayak gado-gado, kami diskusi mengenai hasil seminar penelitian untuk disertasinya beliau yang bertajuk “IT Governance Maturity at Indonesian State Owned Enterprise: Contigent Factors and Impacts”.  Beliau menjelaskan tentang framework for IT Governance Maturity Level, Driver, enabler and inhibitors, IT Value & IT Risk, theoretical framework, research methodology, dan data analysis yang dihasilkan. Perdebatan kecil menyelinggi diskusi kami khususnya dalam pengujian framework yang dihasilkan, pembicaraan kemudian beralih tentang rencana workshop IS/IT Plan di Gorontalo, dan sisanya pembicaraan level ngarul ngidul ngak jelas tentang kesibukan, mahasiswa, kurikulum, kampus, hobi, sampai hal-hal yang ngak penting banget. Continue reading “Selamat Jalan Mas Muki..”

Kajian Perkembangan dan Usulan Perancangan Enterprise Architecture Framework


 Abstrak, Trend perkembangan teknologi informasi diikuti oleh perkembangan enterprise architecture (EA) baik dari sisi konseptual maupun dari sisi teknik implementasi. Bagi organisasi yang ingin menerapkan EA, sebuah kajian  menjadi penting khususnya yang memberikan informasi EA dalam kontek definisi, peran,  tujuan, dan perkembangannya. Framework yang dikaji meliputi framework memang sudah exist dan framework yang popular karena telah teruji oleh penggunanya. Dengan pemahaman ini, maka organisasi dapat  lebih mudah dala pemilihan EA yang sesuai dengan karakteristik organisasi. Tulisan ini bermaksud, sebagai kajian untuk lebih memahami secara konseptual dan sebagai studi literatur untuk EA, sehingga dapat dicari keunggulan di setiap EA   framework baik dari perspektif komersial dan akademik. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan diantara beberapa framework. Proses yang dilakukan terdiri dari melakukan dan mencari perbedaan (contrast), mengkritik (critize), membandingkan (compare), menggabungkan (synthesize), dan menyimpulkan (summarize) dari masing EA framework, dan berbagai sumber untuk mengetahui state of the art dari masing-masing kreteria. Output yang diharapkan dengan dilakukan studi literatur ini adalah menemukan framework yang paling tepat untuk diimplementasikan di  organisasi  khususnya organisasi publik.Kata Kunci: enterprise architecture, literature review, framework. Download complete paper here.

Friday is Brown Bag Day..


Pertemuan brown bag kali ini dibawakan oleh kolega saya pa Mesnan, salah satu mahasiswa Doktor di Fasilkom UI.  Topik yang dibawakan berkaitan dengan pengembangan interoperabilitas system informasi ketahanan Pangan Nasional. Definisi ketahanan pangan identik dengan kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan secara cukup, baik dari jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau ( UU Pangan No.7 tahun 1996).  Kalo di tinjau dari definisi global, pengertian dari ketahanan pangan berkaitan dengan akses bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan secara memadai, sehat, aktif, produktif, dan bergizi ( USAID, FAO, FIVIMS, Mercy Corps). Oleh karena itu, suatu negara dikatakan memiliki ketahanan pangan jika memiliki stabilitas empat factor yaitu food avaibility, food access, food utilization, dan nutritional status.  Permasalahannya untuk mencapai stabilitas, Continue reading “Friday is Brown Bag Day..”

Kajian Penerapan Aplikasi Open Source di Perguruan Tinggi Dengan Pendekatan Soft System Methodology


 Abstrak, Teknologi informasi diyakini sebagai salah satu domain yang strategis di dalam pembicaraan mengenai industri kreatif, karena dengan penerapan teknologi informasi yang tepat menjanjikan terciptanya nilai tambah dan keunggulan kompetitif bagi organisasi. Atas dasar ini banyak perguruan tinggi yang  menggunakan software berbasis closed source ataupun open source sebagai bentuk kongkret pemanfaatan teknologi informasi untuk pengelolaan organisasi. Trend dalam satu dekade terakhir adalah kecendrungan institusi pendidikan untuk mencoba menggunakan software open source sebagai solusi ekonomis, karena adanya contraints dalam sumber daya dan pertimbangan kepemilikan source code.  Penulisan artikel ini,  dimotivasi masih kurangnya kajian dan studi tentang tantangan dan permasalahan penggunaan software berbasis open source di perguruan tinggi yang dikelola secara profesional. Umumnya, software open source yang ada dikembangkan oleh mahasiswa atau pengembang yang sifatnya sementara tanpa ada perencanaan untuk kelangsungan dalam jangka waktu panjang (sustainbility). Fokus dari penulisan ini adalah mengindentifikasi tantangan dan permasalahan yang kongkret terjadi sebagai pembelajaran yang memberikan gambaran holistik mengenai praktek pengembangan dan penerapan software open source, bisnis model, dan solusi di Indonesia. Dalam kajian ini digunakan pendekatan Soft System Methodology (SSM) sebagai framework penyelesaian. Sedangkan obyek penelitian ditujukan kepada pengembang dari software open source sistem informasi akademik Sisfokampus . Kata kunci: open source, kajian tantangan dan pemasalahan, Soft System Methodology (SSM) , sisfokampus . Download complete paper here.

Model Analisa Perilaku Pengguna Software Berbasis Open Source di Perguruan Tinggi


Abstrak, Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di perguruan tinggi Indonesia membawa perubahan dalam metode dan proses belajar mengajar. Berkaitan dengan itu,  ketersediaan komponen TIK yaitu  hardware, software dan brainware  menjadi mutlak bagi sebuah perguruan tinggi. Khusus untuk pengembangan Software saat ini diperhadapkan dengan open source atau closed source (proprietary). Hadirnya open source menjanjikan penghematan biaya pengembangan dan implementasi bagi penggunanya.  Tulisan ini mencoba untuk membuat sebuah model analisa sejauh mana tingkat perilaku pengguna dalam  penerapan software  open source di perguruan tinggi. Software  akademik yang dijadikan objek penelitian adalah sisfokampus yang telah merupakan salah satu produk unggulan dari IGOS. Tulisan ini menyimpulkan bahwa perilaku pengguna software open source  dapat dimodelkan dengan menentukan atribut kualitas produk dan sehingga dapat memudahkan untuk dilakukan penelitian lanjutan. Dengan adanya model ini sekaligus untuk menjawab kebutuhan dan meminimalkan terjadi kegagalan dalam penerapan sotware open source di perguruan tinggi. Kata kunci: software, open source, Model analisa perilaku, sisfokampus. Downnload complete paper here.

Up ↑