arief agate 1Today, in my Knowledge management class ( Extension Program, Faculty of Computer Science, University of Indonesia), I bring a guest lecturer who implementing KM in their company. It is important to bring practitioner, because there are many assumptions that KM is  ‘just’ s concept that  hard to do, therefore KM has not been widely adopted in the company. Our guest lecturer is Arief  Widhiyasa, CEO of Agate Studio. In a brief profile of the company: Agate Studio is a game development company that was founded in 2009 with a current staff of about 80 people that spread across 3 cities : Bandung, Jakarta and Yogyakarta. Several Game Applications that they have made were Football Saga, Flames, Potret Hantu, shopping paradise, sexy witch, etc. Some of the games, Agate received several achievements such as winners of the Image cup, INAICTA, indigo, and a variety of national and international awards.

Why use a case study in game industry as a best practice, because this industry is an industry full of innovation, creativity, teamwork, and also spirit of  continuous learning. From presentation and class discussions, some ideas and lesson lesson related to the implementation of KM are: Read More…

Posted by: jsofian | February 28, 2013

Perpustakaan juga perlu Knowledge Management


Screen Shot 2013-03-11 at 1.07.56 AM Saya teringat pada waktu menyelesaikan skripsi pada tahun 1996 lampau, tempat yang paling sering dikunjungi di kampus adalah perpustakaan. Tujuannya jelas, karena perpustakan tempat terkonsentrasikan berbagai pengetahuan dari berbagai displin ilmu. Hampir dipastikan semua perguruan tinggi memiliki perpustakaan sebagai ikon yang menjadi salah satu identitas dari institusi pendidikan.  Namun, Seiring dengan perkembangan jaman, peran pustakawan semakin ‘terancam’ jika tidak dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan mulai melirik knowledge management (KM) sebagai tool untuk membantu dalam mengelola perpustakaan.

Dalam berbagai tulisan menyebutkan beberapa isu- isu yang terkait dengan  KM di perpustakan: pertama, menitikberatkan kepada bagaimana memaksimalkan peranan pustakawan dalam mengelola dan melayani karena pustakawan tidak mungkin dapat menghafal semua judul buku,  kedua, bagaimana pengetahuan tacit dari seorang pustakawan dapat diexplicitkan, ketiga,  Isu lain terkait bagaimana dapat memanfatkan teknologi informasi dalam memberikan layanan perpustakaan.

Dalam konteks isu diatas, jelas KM akan membantu pekerjaan pustakawan agar bekerja lebih cerdas yang pada akhirnya akan menciptakan nilai tambah dan keuntunggan kompetitif bagi institusi dimana perpustakaan tersebut berada. Sebenarnya perpustakaan dapat dianalogikan sama dengan perusahaan pada umumnya. Lihat saja, perusahan Jepang yang mampu berinovasi lantaran mampu mengelola pengetahuan dengan maksimal. Belajar dari perusahaan Jepang  yang memahami betul akan pentingnya pengelolaan pengetahuan untuk menciptakan daya saing  sehingga dapat sustain di tengah persaingan. Prof. Ikujiro Nonaka merumuskan bahwa pengelolaan pengetahuan dapat mengunakan konsep SECI (Socialization, Externalization, Combination, Internalization ). Read More…

Posted by: jsofian | February 22, 2013

Program Corporate Social Responsibility (CSR) Peduli Guru


Sambutan pembukaan  Laboratorim E-Government Fasilkom Universitas INdonesia kembali mendapatkan kepercayaan sebagai pelaksana dari program Corporate Social Responsibilitiy (CSR) dan pengabdian masyarakat sebuah perusahaan swasta PT Barito Permai yang berlokaksi di Kota Pangkalpinang, Babel.  Pelaksanaan program ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 20-21 Februari 2013 di Hotel Grand Mutiara Pangkalpinang. Menarik untuk dicermati oleh PT Barito Permai, jika CSR kebanyakan berfokus kepada infrastruktur secara fisik justru perusahaan ini melihat sisi kompentesi sumber daya manusianya yang perlu difokuskan di Pangkalpinang. Oleh karena itu, untuk program CSR mereka bertajuk meningkatkan kompetensi pada Guru sekota Pangkalpinang (SD-SMP-SMA). Topik CSR terkait dengan perkembangan teknologi informasi dan komununikasi yang membawa dampak bagi guru-guru dalam menjalankan proses belajar mengajar. Workshop diikuti oleh sekitar 100 guru yang terdiri dari kepala sekolah dan guru yang mewakili sekolah negeri dan swasta. Ringkasan Materi yang diberikan terdiri dari 5 bagian yaitu:  Read More…

Posted by: jsofian | February 16, 2013

Financial Parenting Seminar


Screen Shot 2013-03-24 at 11.20.28 PMParenting Seminar yang kedua kembali diselenggarakan yang merupakan rangkaian dari seminar sebelumnya yang berjudul Five Star Families. Animo para peserta yang sebagian besar adalah para orang tua ternyata cukup baik dari feedback yang diberikan. Dalam seminar kali ini, dimeriahkan oleh fashion show anak-anak dengan menggunakan baju yang dirancang dari koran.

Topik dalam seminar kedua tertajuk “Financial Parenting”. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh banyaknya keluarga yang berantakan yang disebabkan masalah keuangan. Oleh karena itu, penting bagi para orangtua untuk mendapatkan pemahaman yang benar bagaimana mendidikan anak terkait dengan keuangan. Ringkasan dari seminar ‘Financial Parenting” sebagai berikut: Read More…


Screen Shot 2013-02-24 at 8.10.46 PM Harus diakui bahwa kecenderungan dari sebagian besar karyawan ogah untuk melakukan Knowledge Sharing & Transfer (KS&T) kepada rekan sekerja atau bawahnya di dalam perusahaan, alasannya sederhana saja agar tidak tersaingi atau lebih ekstremnya agar tidak tersingkirkan. Oleh karena itu, KS&T merupakan tantangan bagi perusahaan. Menantang karena paretonya  mengatakan bahwa keberhasilan KS&T 80% berhubungan dengan aspek non teknis dan hanya 20% terkait dengan aspek teknis.  Kondisi ini secara kasat mata jelas terlihat di sebagain besar budaya perusahaan di Indonesia. Secara sederhana, KS&T merupakan proses pertukaran knowledge  antara beberapa orang yang saling berkepentingan atau yang tergabung di dalam komunitas. Perusahaan sadar akan pentingnya knowledge sebagai aset intangible yang sangat berharga untuk menciptakan dan mempertahankan keunggulan kompetitif perusahaan. Banyak faktor yang mempengaruhi akan keberhasilannya sebuah proses KS&T, antara lain teknologi, budaya organisasi, kepercayaan, dan intensif. Banyak faktor yang mempengaruhi KS & T karena KS & T memilki keterkairan dengan waktu, kesempatan, kerumitan, dan strategi. Rintangan yang dapat menghambat jalannya KS & T dapat timbul dari berbagai faktor, antara lain masalah dalam berkomunikasi, salah penafsiran, bahasa, teknologi dan teknik yang digunakan dalam knowledge sharing dan transfer. Guzman dan Wilson (2005) menyatakan bahwa rintangan dan masalah dari KS & T adalah kekompleksitasan proses sosial yang terjadi selama proses sharing berlangsung.

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi akan keberhasilannya penerapan KS & T dalam suatu perusahaan adalah pemilihan strategi yang tepat dalam pelaksanaannya. Banyak cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam mengidentifikasi, menyimpan, dan metransfer knowledge yang ada. Strategi yang berhasil diterapkan pada satu perusahaan belum tentu strategi itu juga tepat digunakan untuk perusahaan lainnya.  Implementasi knowledge sharing dan knowledge transfer yang sukses tidak luput dari pemilihan strategi yang tepat dalam penerapannya. Strategi yang tepat pada satu perusahaan tidak dapat dijadikan acuan akan kepastian suksesnya penerapan strategi yang sama dalam perusahaan lainnya. Ada 12 startegi untuk keberhasilan KS & T yaitu (William J Rothwell): Read More…

Posted by: jsofian | December 8, 2012

Parenting Seminar “Five Star Families”


Screen Shot 2013-03-24 at 10.47.36 PMKami mengadakan Parenting Seminar sebagai respon banyak orang tua yang ‘galau’ dalam membina rumah tangganya, apalagi untuk pasangan muda yang baru menikah. Dari jaman ke jaman, pengertian “keluarga bahagia” dapat diartikan bermacam-macam sesuai dengan budaya dan latarbelakan keluarga dan dari berbagai perspektif, namun semakin maju teknologi informasi orangtua semakin harus bijak dalam mendidik anak-anaknya.

Menjadi keluarga seperti ”bintang lima” merupakan impian dari setiap keluarga, namun tidak semua orang tua dapat berpikir keluarga yang seperti apa yang ingin dimiliki sehingga dapat menciptakan keluarga yang luar biasa di tengah keadaan dunia yang semakin jahat. Orang tua memiliki pengaruh sangat besar dan positif untuk menciptakan generasi yang bersinar seperti bintang.

Untuk dapat mengubah keluarga yang baik menjadi keluarga yang luar biasa, para orang tua perlu mengetahui ada 5 (lima) kualitas yang harus dimiliki oleh setiap keluarga.  5 kualitas tersebut adalah ( dikutib dari Buku Five Star Familie karangan Carol Kuykendall): Read More…

Posted by: jsofian | July 22, 2012

Apa Dampak Knowledge Management bagi perusahan ?


ImageJudul diatas seakan merupakan pertanyaan pembuka yang sering ditanyakan oleh klien, peserta seminar, atau mahasiswa ketika membahas mengenai Knowledge Management  (KM) di perusahaan. Wajar saja, karena KM dari umurnya masih dikategorikan sebagai bidang keilmuan ‘relatif’ baru dalam 2 dekade terakhir ini. Namun, menariknya meskipun tergolong ‘newbie’ keberadaannya mulai diperhitungkan oleh kalangan akademis dan praktisi minimal diperbincangkan dalam pelbagai forum bisnis dan manajemen. Untuk level perusahaan saat ini cukup banyak yang mulai menerapkan dengan menambahkan divisi baru untuk KM dengan sebutan pejabatnya sebagai Chief of Knowledge office (CKO). KM dipercaya dapat mempercepat pembelajaran bersama dalam pengembangan sumber daya manusia sehingga memiliki daya saing dan merespons perubahan pasar bisnis secara proaktif. KM merupakan kegiatan mengelola pengetahuan sebagai aset, dimana dalam berbagai prakteknya terjadi diseminasi valuable knowledge kepada orang yang tepat dan dalam waktu yang cepat, sehingga dapat mengambil keputusan yang lebih efektif dibandingkan dengan sebelumnyam dengan cara saling berinteraksi, berbagi dan mengaplikasikannya dalam aktivitas sehari-hari.

Nah, sebelum membahas lebih mendalam ada baiknya pengertian knowledge harus disepakati terlebih dahulu karena mendefinisikan knowledge dari beberapa pakar ternyata berbeda-beda. Mendefinisikan knowledge menjadi sulit karena menggabungkan banyak intangibles seperti pengalaman (experience), intuisi (intuition), pertimbangan (judgement), keahlian (skill), dan pelajaran yang dipelajari (lessons learned) yang tujuannya agar pengambilan keputusan dapat lebih tepat dan efektif. Sedangkan definisi KM oleh beberapa pakar menyebutkan sebagai berikut: Read More…


WRF-Var 3.2.1 adalah pemodelan numerik  cuaca atau biasa disebut NWP ( Numerical Weather Prediction ) yang dibuat atas kerjasama beberapa institusi seperti NCAR, NCEP, AFWA, dan FSL untuk prediksi cuaca dan juga riset atmosfer. Input data untuk WRF-Var , selain data hasil running WRF-ARW ataupun WRF-NMM juga memakai data hasil pengamatan observasi permukaan maupun udara atas dan memakai data hasil pengamatan satelit serta  dimungkinkan untuk memakai data hasil pengamatan Radar Cuaca. Hal ini biasa disebut sebagai data asimilasi. Hal lain yang perlu diperhatikan ialah pemilihan fisik dan dinamik WRF-Var, karena untuk daerah tropis memiliki konfigurasi yang berbeda dengan daerah sub tropis agar hasil prediksi tidak meleset atau over-estimated. Wilayah tropis lebih sukar untuk diprediksi cuacanya jika dibandingkan dengan wilayah sub-tropis karena diwilayah sub-tropis, angin bersifat baroklinik, yang artinya arah angin sejajar dengan degradasi tekanan udara. Sedangkan diwilayah topis, perbedaan tekanan, dan temperature udara antar satu tempat dengan yang lainnya tidak terlalu signifikan, selain itu juga adanya pengaruh topografi lokal yang signifikan sehingga memprediksi cuaca diwilayah topis cukup sulit.  Kemudian hasil running WRF-Var dapat divisualisasikan dengan berbagai cara, seperti Grads, ncl graphic, ataupun Vapor sehingga dapat dihasilkan prediksi cuaca untuk beberapa hari kedepan.  Click here for download.

Posted by: jsofian | November 13, 2011

Talkshow ‘Life After School’ di GBI HOB


Pergumulan jenis seperti apa yang menjadi ‘hot issues’ bagi anak Sekolah menengah atas ( SMA)  sepanjang masa?. Mengapa sepanjang masa, karena saya pun belasan tahun yang lalu mengalami hal yang sama. Ehmm..rasanya hampir semua siswa SMA akan sepakat  bahwa pergumulan terberat adalah mau kemana setelah memengang ijazah SMA. Mungkin Sebagain anak akan menjawab bekerja khsususnya dari siswa/i sekolah menengah kejuruan (SMK), karena mereka dipersipkan untuk itu. Namun, Sebagian lagi akan menjawab, akan melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya yaitu kuliah.  Dan yang paling menyedihkan kalo ada yang menjawab ‘tidak tahu’ atau ‘belum terpikir’. Terkadang hati ini miris melihat kelakukan para siswa/i ketika mendengar pengumuman hasil kelulusan mereka. Menjadi pemandangan rutin setiap tahun, anak SMA bahkan SMP melampiskan kelulusan mereka dengan kebut2an, coret2an baju, pesta, hingar bingar acara yang berlebihan. Tidak adakah yang memberitahu mereka bahwa perjalanan hidup mereka masih sangatlah panjannnngggg.

Read More…

Posted by: jsofian | November 9, 2011

Ekskursi Alor 2011 – Living Celebration


Hari ini seharian nongkrong di kampus Depok. Tema hari ini tetap sama dengan hari-hari sebelumnya yaitu masih berkutat dengan pembuatan proposal penelitian untuk tahun 2012 yang harus diselesaikan segera dan mencari inspirasi buat disertasi. Namun, hari ada yang menarik perhatian saya di depan perpustakan. Tertulis dalam sebuah spanduk Pameran Ekskursi Alor 2011 dengan mengusung tema Living Celebration. Istilah Ekskursi atau biasanya disebut Studi Ekskursi erat hubungannya dengan aktivitas mahasiswa untuk menambah pengalaman, pengetahuan, dan wawasan  terhadap bidang yang dipelajari di kelas. Tujuannya  jelas denga adanya studi ini, mahasiswa dapat langsung praktek sesuai dengan teori yang diterima ditambah dengan  kondisi dan lingkungan nyata saat berkunjung di suatu tempat.   Read More…

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 258 other followers